Jangan Keliru! Pahami Perbedaan Perawat Dan Bidan
Di antara banyak tenaga kesehatan, bidan dan perawat kerap dilibatkan dalam suatu kondisi tertentu. Supaya tidak keliru, pahami Perbedaan Perawat Dan Bidan selengkapnya disini.

Anda tentu kerap menyadari bahwa dalam suatu institusi kesehatan ada begitu banyak tenaga medis maupun tenaga kesehatan yang terlibat, termasuk bidan dan perawat.
Sekilas keduanya terlihat memiliki tugas yang mirip, namun tak sama. Nyatanya, ada banyak perbedaan perawat dan bidan agar tidak asal-asalan menilai mereka. Supaya tak salah kaprah, cobalah untuk memahami perbedaannya sebagai berikut.
4 Perbedaan Perawat Dan Bidan
Jika dikaji lebih dalam, perawat pun dikelompokan dalam beberapa kategori. Mulai dari perawat vokasi, perawat klinisi, hingga perawat pendidik. Masing-masing kategori tersebut pun merupakan hasil dari jenjang pendidikan keperawatan yang dilalui mulai dari D3 hingga S3.
Berbeda dengan perawat, profesi bidan cukup spesifik sehingga pendidikan kebidanan begitu kompleks dan tidak semua orang mampu melewatinya. Jadi, hal tersebut menjadi salah satu kelebihan bidan dan sebagai bekal nantinya setelah lulus dari pendidikan.
Kemampuan kompetensi antara perawat dan bidan tentunya ada banyak perbedaan. Khusus perawat profesional, biasanya telah memiliki spesialisasi tertentu yang berkaitan dengan keperawatan, manusia, konsep sehat dan sakit, maupun lingkungan.
Ada pula hal-hal dasar yang wajib dikuasai oleh perawat seperti memahami konsep asuhan keperawatan, tanda-tanda vital, pemasangan infus, memasang kateter, penggantian tube pernapasan, hingga masih banyak lainnya yang memang menjadi kelebihan perawat.
Lalu, kompetensi apa yang membedakan bidan? Tepatnya, seorang bidan lebih memfokuskan bidangnya pada proses persalinan dan kesehatan ibu serta anak. Bahkan, dalam kondisi tertentu bidan pun boleh melalukanya secara mandiri karena memang sudah menjadi tupoksinya.
Oleh karena itu, bidan berperan sebagai tenaga kesehatan profesional yang bertanggung jawab untuk memberi asuhan kebidanan sekaligus perawatan ibu selama masa kehamilan, persalinan, hingga nifas.
Bidan juga memiliki kewenangan untuk penanganan kesehatan bayi baru lahir dan anak. Mulai dari pencegahan hipotermia, inisiasi menyusui dini, perawatan tali pusat, pemberian imunisasi dan beberapa kondisi tertentu. Jadi itulah perbedaan mendasar terkaitkompetensi bidan dan perawat.
Setelah memahami perbedaan kompetensi, maka bisa dikatakan bahwa bidan hanya berpusat pada pelayanan terkait persalinan, ibu, dan anak.
Sementara itu, perawat memiliki cakupan kompetensi yang lebih luas, mulai dari penanganan gawat darurat, pasien rawat inap, pasien operasi, hingga berbagai administrasi terkait kesehatan di dalam sebuah institusi kesehatan.
Sebagai contoh, meski sama-sama bekerja di rumah sakit, ruang kerja bidan lebih sedikit (di VK, poli bidan, perinatal, neotatus) dibandingkan perawat karena bisa berada di beberapa tempat (IGD, IBS, rawat inap, poli umum, ICU) .
Bagi perawat, untuk mendapatkan izin praktik dalam menangani pasien maka perlu melalui pendidikan minimal D3 keperawatan dan dinyatakan lulus uji kompetensi perawat dengan memperoleh STR dan SIP. Sedangkan untuk lulus S1 keperawatan, wajib menempuh profesi dengan gelar Ns (Ners) dan uji kompetensi agar memperoleh izin praktik sebagai perawat profesional.
Bagaimana jika hanya lulusan S1 keperawatan saja dan ingin segera bekerja? Masih bisa diterima di institusi atau fasilitas kesehatan namun akan diberikan tugas lain selain yang berkaitan dengan asuhan atau tindakan keperawatan.
Sementara, untuk profesi bidan sendiri hampir sama dengan perawat yakni minimal D3 kebidanan dan telah lulus uji kompetensi agar dapat melakukan asuhan maupun tindakan kebidanan. Bahkan lebih mudah dalam membuka praktik mandiri di rumah.
Itulah tadi penjelasan mengenai Perbedaan Perawat Dan Bidan. Keduanya memiliki peran dan tanggung jawab masing-masing sebagai tenaga kesehatan disamping memiliki kredibilitas sebagai pakar kesehatan di bidangnya. Pada dasarnya, setiap profesi memiliki kelebihan serta peluang kerja yang sama, bukan begitu?
Salam
Deny Irwanto
www.denyirwanto.com