LENGKAP! Contoh Kerangka Acuan Kegiatan Perkesmas (KAK)
Apa itu Kerangka Acuan Kerja Perkesmas? Bagi anda yang belum memahami terkait progam Perkesmas, silahkan bisa terlebih dahulu memperlajarinya pada artikel berikut pengertian perkesmas, fungsi dan tujuanya di puskesmas.

Sebagai seorang perawat yang bekerja di Puskesmas, memahami berbagai macam progam sangatlah penting apalagi jika anda telah diberi tanggung jawab untuk memegang salah satunya misalnya progam Perkesmas.
Maka, langkah pertama yang harus dilakukan yaitu membuat KAK (Kerangka Acuan Kegiatan), RUK (Rencana Usulan Kegiatan) dan RPK (Rencana Pelaksanaan Kegiatan) minimal untuk 1 tahun kedepan.
Selain itu, memahami adanya SK (Surat Keputusan) serta SOP (Standar Operasional Prosedur) juga tak kalah penting untuk dijadikan acuan dalam kegiatan Perkesmas di luar gedung, disamping tetap melakukan pelayanan kesehatan di dalam gedung.
Jadi, pada kesempatan kali ini, anda bisa mempelajari contoh KAK terbaru yang diambil dari berbagai sumber agar lebih mudah menentukan metode, sasaran dan hasil kegiatan dari Perkesmas tersebut.
Adapun poin-poinya meliputi, pendahuluan, pendahuluan, latar belakan, tujuan umum dan khusus, kegiatan pokok dan rincianya, cara melaksanakan kegiatan perkesmas, sasaran progam perkesmas, jadwal pelaksanaan kegiatan perkesmas, evaluasi serta yang terakhir pencatatan pelaporan
Contoh Kerangka Acuan Kegiatan Perkesmas
Tujuan pembanguan kesehatan adalah meningkatkan kesadaran, kemauan dan kemampuan hidup sehat setiap orang agar terwujud derajat kesehatan yang optimal.
Untuk mencapai kesehatan tersebut diperlukan upaya dari seluruh potensi yang ada baik masyarakatmamupun pemerintah setempat.
Puskesmas merupakan ujung tombak penyelenggaraan UKM ( upaya kesehatan masyarakat) dan UKP (upaya kesehatan perorangan) di strata pelayanan kesehatan.
Upaya keperawatan kesehatan masyarakat merupakan upaya kesehatan penunjang yang terintegrasi dalam semua upaya kesehatan puskesmas yang dilaksanakan oleh perawat.
Perawat puskesmas mempunyai tugas pokok memberikan pelayanan keperawatan dalam bentuk asuhan keperawatan individu, keluarga, kelompok dan masyarakat.
Keperawatan kesehatan masyarakat (perkesmas) pada dasarnya adalah pelayanan keperawatan profesional yang merupakan perpaduan antara konsep kesehatan masyarakat dan konsep keperawatan yang ditujukan pada seluruh masyarakat dengan penekanan pada kelompok resiko tinggi.
Dalam upaya pencapaian derajat kesehatan yang optimal dilakukan melalui peningkatan kesehatan (promotif) dan pencegahan penyakit (preventif).
1. Tujuan Umum
Meningkatkan kemandirian masyarakat untuk mengatasi masalah kesehatan khususnya masalah kesehatan khususnya masalah keperawatan kesehatan untuk mencapai derajat kesehatan masyarakat yang optimal.
2. Tujuan Khusus
Meningkatkan pengetahuan, sikap dan perilaku individu, keluarga, kelompok,dan masyarakat tentang kesehatan.
Secara umum dalam mengidentifikasi masalah/ kasus kesehatan meliputi,
1. Identifikasi identitas individu, keluarga atau kelompok masyarakat
2. Melakukan kunjungan secara langsung
3. Melakukan pemantauan di setiap sasaran individu, keluarga atau kelompok masyarakat
4. Melakukan pembinaan individu, keluarga atau kelompok masyarakat
5. Membuat asuhan keperawatan sesuai dengan sasaran
Sasaran keperawatan masyarakat adalah individu, keluarga dan kelompok masyarakat yang mepunyai masalah kesehatan, ketidakmauan maupun ketidakmampuan dalam menyelesaikan masalah kesehatannya. Prioritas sasaran adalah yang mempunyai masalah kesehatan proritas terutama:
1. Belum kontak dengan sarana pelayanan kesehatan.
2. Sudah memanfaatkan sarana pelayanan kesehatan tetapi memerlukan tindak lanjut perawatan di rumah,
- Sasaran individu
Sasaran prioritas adalah balita gizi buruk, ibu hamil resiko tinggi, usia lanjut, penderita penyakit menular ( TB paru, kusta, malaria, DBD, Diare, ISPA/ Pneumonia) penderita penyakit degeneratif berdasarkan data IKS (Indeks Keluarga Sehat). - Sasaran keluarga
Keluarga yang rentan terhadap masalah kesehatan yaitu, keluarga pra dan tidak sehat yang belum permah kontak dengan sarana pelayanan kesehatan, kemudian keluarga yang sudah memanfaatkan sarana pelayanan kesehatan tetapi mempunyai masalah kesehatan terkait dengan tumbuh kembang balita, kesehatan reproduksi dan penyakit menular. - Sasaran kelompok
Masyrakat khusus yang rentan terhadap timbulnya masalah kesehatan kelompok masyarakat khusus tidak terkait dalam satu institusi tertentu, antara lain posyandu, kelompok ibu hamil, kelompok usia lanjut dan sebagainya.
Evaluasi terhadap pelaksanaan kegiatan dilakukan setiap akhir tahapan kegiatan disertai dengan pelaporannya.
Dilakukan pencatatan dan pelaporan hasil kegiatan. Selanjutnya, pelaporan pada akhir kegiatan disampaikan kepada kasetpel UKM dan kepala puskesmas.
Demikianlah salah satu Contoh Kerangka Acuan Kerja Perkesmas (KAK) dan semoga dapat bermanfaat khususnya bagi para perawat kedepanya, terima kasih.
Salam,
Deny Irwanto
www.denyirwanto.com
BAGUS