Pelajari 5 Konsep Dasar Asuhan Keperawatan

Konsep Dasar Asuhan Keperawatan merupakan suatu rangkaian kegiatan yang diberikan langsung kepada pasien dalam upaya pemenuhan KDM (Kebutuhan Dasar Manusia) dengan berpedoman pada standar, kode etik, wewenang dan tanggung jawab keperawatan (DPP PPNI, 1999)

Konsep Dasar Asuhan Keperawatan
Pelajari 5 Konsep Dasar Asuhan Keperawatan

Jadi, bentuk proses keperawatan itu meliputi lima tahap yaitu pengkajian, diagnosa keperawatan, perencanaan (intervensi), pelaksanaan (implementasi) dan evaluasi (formatif dan sumatif).

Setiap tahapanya saling berkesinambungan sehingga harus dilakukan secara berurutan karena memiliki satu tujuan utama yakni mengoptimalkan kualitas kesehatan pasien.

Baca juga  6 Perbedaan Diagnosa Keperawatan dan Medis

Tujuan Asuhan Keperawatan 

Ada beberapa tujuan dalam konsep asuhan keperawatan dan hal ini wajib diketahui oleh perawat karena nantinya akan terus digunakan baik saat praktek maupun bekerja di fasilitas kesehatan.

  • untuk meningkatkan kualitas asuhan keperawatan agar tercapai tujuan utama
  • memfokuskan kegiatan perawat dalam pemenuhan KDM dan mengurangi hal-hal yang tidak penting
  • mengantispasi hasil yang tidak sesuai dengan standar asuhan keperawatan
  • digunakan sebagai target atau ukuran dalam menilai hasil yang telah ditentukan

Manfaat Standar Asuhan Keperawatan

Ada banyak manfaat standar asuhan keperawatan baik di dalam pendidikan keperawatan hingga fasilitas kesehatan (puskesmas, klink, rumah sakit), antara lain,

  • sebagai area riset dan penelitian untuk perbaikan dalam meningkatkan kualitas asuhan keperawatan
  • sangat penting dalam mengidentifikasi progam pelatihan, pola ketenagaan serta pengembang staf
  • membantu dalam pengembangan kurikulum pendidikan keperawatan yang terbaru dan up to date
  • memberikan serangkaian evaluasi mutu asuhan keperawatan dan alat pengukur kinerja perawat
  • bisa digunakan untuk mengkomunikasikan intisari asuhan keperawatan terhadap profesi kesehatan yang lain
Baca juga  Yuk Cari Tahu Definisi Perawat dan Keperawatan Secara Lengkap Disini

5 Konsep Dasar Asuhan Keperawatan

Konsep ini telah diresmikan sejak dulu tepatnya tahun 1993 melalui SK Direktur Jenderal Pelayanan Medik No. YM.00.03.2.6.7637. Sampai sekarang pun standarnya masih terus digunakan oleh tenaga kesehatan khususnya para perawat.

1. Standar 1: Pengkajian Keperawatan 

Pengkajian keperawatan diperlukan untuk mengumpulkan dan melengkapi data secara terus menerus, sehingga data tersebut tidak hanya meliputi subyektif saja melainkan juga secara obyektif. Beberapa hal yang harus diperhatikan dalam proses ini antara lain,

  • data harus sistematis, diisi secara aktual (baru), absah (valid) dan mengacu pada format baku
  • pengelompokan data dapat disesuaikan dengan pengkajian pola gordon atau sejenisnya
  • perumusan masalah harus ditunjang dengan data yang sudah dikumpulkan sebelumnya
2. Standar II : Diagnosa Keperawatan

Perumusan diagnosa keperawatan wajib didasarkan pada analisis yang dari pengkajian awal kemudian dihubungkan dengan pemenuhan kebutuhan pasien.

Selain itu, proses pembuatanya harus sesuai dengan buku pedoman terbaru bernama SDKI (Standar Diagnosa Keperawatan Indonesia), dimana sifatnya aktual yang benar-benar tejadi pada pasien, bersifat potensial serta diperlukan juga skala prioritas diagnosa utama.

Kemudian didukung juga dengan pedoman buku SLKI (Standar Luaran Keperawan Indonesia) atau biasa disebut dengan kriteria hasil agar proses perawatanya sesuai harapan.

3. Standar III : Intervensi Keperawatan

Intervensi atau perencanaan keperawatan dirumuskan setelah adanya diagnosa keperawatan. Beberapa komponen antara lain

  • prioritas masalah dengan prioritas pertama yang mengancam kehidupan pasien, lalu prioritas kedua berkaitan terhadap masalah-masalah yang memperberat kondisi pasien dan prioritas ketiga, masalah yang mempengaruhi perilaku pasien
  • tujuan asuhan keperawatan bersifat spefisik, realistik, dapat diukur, ada batas waktu dan tentunya bisa dicapai
  • perencanaan keperawatan disusun dengan tetap mempertimbangkan latar belakang budaya pasien, sumber daya/fasilitas yang tersedia, terjamin rasa aman dan nyaman bagi pasien, teringkas jelas serta bahasanya yang mudah dimengerti

Pada tahap ketiga ini, pedoman terbaru dari SIKI (Standar Intervensi Keperawatan Indonesia) ada kurang lebih 18 deskriptor invertensi meliputi, dukungan, edukasi, kolaborasi, konseling, konsultasi, latihan, manajemen, pemantauan, pemberian, pemeriksaan, pencegahan, pengontrolan, perawatan, promosi, rujukan, resusitasi dan skrining, terapi.

4. Standar IV : Implementasi Keperawatan

Pelaksanaan keperawatan jelas mengikuti intervensi yang sudah dibuat sebelumnya. Pada prinsipnya setiap tindakan harus menyesuaikan dengan hal-hal berikut,

  • perencanaan waktu
  • menjelaskan tujuan tindakan pada pasien
  • menerapkan prinsip aseptic dan antiseptic
  • mengutamakan keselamatan pasien
  • memberikan rasa aman dan nyaman
  • melakukan perbaikan tindakan berdasarkan respon pasien
  • merujukan pada masalah prioritas utama
  • mencatat semua tindakan yang sudah dilakukan
  • berpedoman pada prosedur teknis asuhan keperawatan
5. Standar V : Evaluasi Keperawatan

Tindakan ini merupakan kegiatan sistematis dan berkelanjutan dimana tujuanya yakni menunjukkan pencapaian tujuan atau hasil yang diinginkan sesuai pedoman buku SLKI.

Aspek evaluasi keperawatan menilai perkembangan pasien dengan melihat indikator pada rumusan tujuan sehingga nantinya dapat menentukan langkah intervensi apakah sudah selesai, dilanjutkan atau dimodifikasi sesuai standar asuhan keperawatan.

Satu catatan penting bahwa proses dokumentasi keperawatan harus ringkas dan jelas, disertai pencantuman initial/para/nama perawat yang melaksanakan tindakan dan menggunakan formulir baku berdasarkan kebijakan setiap fasilitas kesehatan.

Demikianlah topik utama mengenai 5 Konsep Dasar Asuhan Keperawatan yang dibahas secara mendetail. Semoga bermanfaat dan berguna bagi mahasiswa keperawatan untuk lebih mudah memahaminya, terima kasih.

SUMBER REFERENSI

 

Salam,
Deny Irwanto
www.denyirwanto.com

Berkomentar = Berlangganan, Terima kasih

Your email address will not be published. Required fields are marked *