15 Alasan Unik Memilih Kuliah di Keperawatan, Anda Termasuk Mana?

Alasan Kuliah di Keperawatan – Keperawatan adalah salah satu bidang yang menjadi primadona jurusan kampus di Indonesia. Setiap tahunnya tidak kurang dari  ribuan calon mahasiswa memperebutkan kursi kuliah di jurusan keperawatan favorit.

Untuk pilihan kampusnya pun beragam dari mulai kampus terkemuka yang menjadi kampus terbaik di Indonesia hingga akademi keperawatan yang tersebar dari kota hingga ke kabupaten. Boomingnya jurusan ini  membuat banyak orang menjadi penasaran apa sih yang menjadi alasan masuk kuliah perawatan, sehingga banyak  lulusan SMA/SMK yang menjatuhkan pilihannya pada jurusan ini.

Agar tidak penasaran,  simak ulasan berbagai macam alasannya berikut ini. Kira-kira anda termasuk yang mana nih saat akhirnya memilih kuliah di jurusan keperawatan.

15 Alasan Unik Masuk Kuliah di Keperawatan

1. Alasan Profesi dan Lapangan Kerja

Jurusan keperawatan adalah jurusan yang  mudah terserap di lapangan kerja karena hampir semua rumah sakit membutuhkan tenaga keperawatan. Selain luasnya lapangan kerja, keperawatan juga termasuk ke dalam profesi yang dibutuhkan dalam jangka panjang, karena berhubungan dengan tenaga kesehatan yang diperlukan setiap hari.

2. Dorongan Dari Orang Tua

Banyak orang tua yang mendorong anaknya untuk kuliah di jurusan keperawatan,  karena memiliki lapangan kerja yang luas sehingga orang tua berharap setelah lulus anaknya mudah terserap lapangan kerja.  Selain itu banyak orang tua yang berharap, dengan berkarir di tenaga kesehatan maka anaknya bisa dapat berkarya,  dihormati dan dibutuhkan oleh masyarakat.

3. Mengincar Posisi PNS

Tidak bisa dipungkiri jurusan keperawatan adalah salah satu jurusan yang memberikan kontribusi yang cukup besar terhadap lowongan PNS yang dibuka oleh pemerintah. Beberapa Kementerian baik Kementerian dari pusat maupun pemerintahan daerah membutuhkan tenaga keperawatan baik dari bidang perawat terampil maupun perawat profesi. Kementrian lain yang tidak berhubungan dengan kesehatan pun membutuhkan tenaga perawat untuk mengabdi di institusi mereka.

Karena persaingan terhadap lowongan PNS untuk keperawatan sangat ketat maka untuk lolos seleksi, sejak awal harus mempersiapkan dengan benar seperti memilih kampus yang baik dan belajar keperawatan dengan tekun.

4. Mengaplikasikan Ilmu dan Membantu Orang Lain

Calon mahasiswa yang memiliki alasan masuk kuliah keperawatan karena ingin mengaplikasikan ilmu dan membantu orang lain adalah orang yang memiliki passion yang tinggi di bidang perawatan. Orang seperti ini umumnya akan mengikuti pelajaran dengan menyenangkan serta mengikuti semua proses dengan tekun karena mereka sudah menginginkan profesi ini sejak kecil dan memiliki jiwa sosial yang tinggi.

5. Ingin Membantu Keluarga Dalam Bidang Kesehatan

Tenaga kesehatan sangat dibutuhkan oleh setiap keluarga di Indonesia,  karena setiap keluarga pasti mengalami sakit, baik itu keluarga besar, kerabat maupun keluarga inti. Banyak mahasiswa keperawatan yang mengambil jurusan ini karena ingin membantu keluarga dalam bidang kesehatan karena dengan memiliki ilmu dibidang keperawatan maka bisa membantu keluarga untuk konsultasi dan mengatasi masalah kesehatan sesuai  bidang ilmu yang dimiliki. Jika tenaga keperawatan  adalah keluarga sendiri maka dalam hal penanganan, perhatian, pendalaman gejala penyakitnya pun akan berbeda daripada perawat yang lain.

6. Ingin Membuka Praktek Mandiri

Ada berbagai jenis usaha yang bisa digeluti dari bidang ilmu keperawatan,  seperti membuka praktek sendiri yang berhubungan dengan kebutuhan keperawatan, home care, perawatan bayi, menjadi penulis dan bisnis alat kesehatan. Calon mahasiswa yang memiliki alasan masuk kuliah keperawatan untuk serius berbisnis adalah mahasiswa yang memiliki jiwa enterpranuer yang besar dan ingin mengembangkan usaha sesuai ilmu yang ia geluti.

7. Menjadi Guru atau Dosen

Bagi seseorang yang memiliki rasa sosial yang tinggi dan suka berbagi ilmu kepada orang lain tenaga guru atau dosen ini  menjadi pilihan yang tepat dalam menyalurkan minat mereka. Dan ilmu keperawatan tidak hanya  dapat menjadi tenaga keperawatan medis, perawat juga bisa menjadi guru atau dosen dengan cara mengambil jurusan keperawatan profesi. untuk lowongan dosen dan guru ini sendiri cukup banyak dari mulai Akper,  institusi pendidikan hingga smk.  Walaupun tidak seketat PNS untuk menjadi guru dan dosen kitapun harus belajar dengan baik agar bisa menjadi perawat kompeten yang mampu membagikan ilmu kepada calon perawat lainnya.

Baca juga  PANDUAN LENGKAP, Cara Registrasi STR Baru dan Perpanjangan STR Lama Bagi Perawat
8. Dapat Bekerja di Luar Negri

Ternyata, profesi perawat baik lulusan D3 maupun S1 masih sangat bisa untuk berkesempatan kerja di luar negri. Tidak hanya gaji yang besar, disana justru jenjang karir untuk menjadi perawat profesional sangat didukung seperti melalui ujian RN (Registered Nurse). Disamping itu, ada cukup banyak permintaan dari luar negri dalam mempekerjakan perawat mulai dari perawat lansia, perawat anak, perawat klinik, perawat rumah sakit dan sebagainya.

9. Jadwal Fleksibel

Ya, Mungkin karena alasan bahwa jadwal kerja keperawatan cukup fleksibel. Apalagi saat sudah kerja di rumah sakit, pasti bisa memperoleh jam kerja yang bergantian alias tidak monoton. Kadang dapat jadwal pagi, siang atau malam. Jadi liburpun tidak harus hari minggu.

10. Kesempatan Meniti Karir

Dalam jurusan keperawatan, karir tidak ada batasanya bahkan sampai ke jenjang profesor pun masih bisa. Beberapa buktinya pun juga sudah ada para guru besar di profesi keperawatan. Jadi peluang masih sangat luas.

11. Jurusan Yang Mulia

Kuliah di keperawatan tidak hanya mempelajari hal-hal yang bersifat teori saja, namun anda akan diajarkan bagaimana menjadi perawat yang memberikan pelayanan terbaik kepada pasien. Sehingga hal inilah yang akan menjadi mulia baik di mata keluarga, orang sekitar anda dan di hadapan Sang Kuasa.

12. Tidak Membosankan

Siapa bilang kuliah di keperawatan membosankan? Justru anda bakal mendapatkan banyak pengalaman. Tidak hanya teori saja yang diajarkan namun juga bisa berinteraksi langsung dengan masyarakat, lingkungan sekitar dan pasien di rumah sakit atau puskesmas saat berada di lahan praktek. Disana, anda bisa saling bertukar informasi agar dan tentu hal tersebut sama-sama memberikan manfaat.

13. Siap Bekerja

Kuliah jurusan keperawatan menuntut anda untuk siap bekerja dalam berbagai macam kondisi. Bahkan saat menghadapi komplain dari pasien atau keluarga pun anda sudah diajari terlebih dulu. Memang kurikulum saat ini mewajibkan mahasiswa keperawatan langsung terjun di lahan praktek selain untuk menambah wawasan pengalaman kerja juga menguji sebatas mana kemampuan untuk berpikir secara kritis.

14. Belajar Etika dan Sopan Santun

Bukan hanya mengandalkan teori dan lulus dengan nilai cumlaude saja. Belajar di keperawatan, akan lebih banyak mengedepankan sikap sopan santun dan tutur kata anda. Salah satu yang bisa dipelajari yaitu ilmu komunikasi efektif yang begitu detail dalam pembahasan mata kuliah. Dari sinilah nanti seorang perawat akan dituntun untuk peduli satu sama lain, pengertian dan menjunjung tinggi etika baik di lingkungan kampus maupun saat bekerja nanti

15. Tersesat dan Salah Masuk

Ups, kalo ini no comment lah. Hanya saja, sekalipun anda merasa tersesat memilih jurusan keperawatan tapi jangan patah semangat karena tidak ada yang sia-sia dalam mempelajari ilmu apapun karena suatu saat pasti akan berguna juga. So, meski tersesat berpikirlah bahwa pilihan ini merupakan langkah positif untuk anda agar melakukan yang terbaik menjadi perawat profesional di bidangnya.

Nah itulah berbagai macam Alasan Kuliah Di Keperawatan. Banyak sekali faktor yang mendasari seseorang masuk kuliah di jurusan ini karena selain menawarkan benefit materi yang besar, ilmu keperawatan juga menawarkan bantuan jiwa sosial yang tinggi terhadap lingkungan, artinya profesi ini begitu mulia di mata masyarakat.

FAQ

Mungkin masih muncul segudang pertanyaan sebelum anda memutuskan benar-benar ingin kuliah di keperawatan misalnya tentang berapa lama kuliahnya, berapa budget yang harus dikeluarkan hingga berapa gaji kalo sudah menjadi perawat profesional. Semoga pertanyaan-pertanyaan yang sering diajukan oleh pembaca dibawah ini, bisa menjawab semuanya.

Berapa Lama Kuliah di Keperawatan

Tergantung pada jenjang pendidikan yang diambil. Untuk diploma (D3 keperawatan) 2,5-3 tahun, sarjana (S1 keperawatan) 3-5 tahun, Ners (profesi keperawatan) 1 tahun dan Magister (S2) 1-2 tahun.

Apa Yang Dipelajari di Kuliah Keperawatan

Mengenai mata kuliahnya setiap kampus menerapkan materi pembelajaran yang berbeda-beda tapi tetap pada satu kurikulum keperawatan.

a. Prodi D3 keperawatan umumnya ada materi tentang kebutuhan dasar manuasia, konsep dasar keperawatan, etika keperawatan, ilmu biomedik dasar, patofisolosi, dokumentasi keperawatan, manajemen keperawatan, promosi kesehatan dan beberapa sub keperawatan (medikal medah, kritis, anak, jiwa, gerontik, keluarga)

b. Prodi S1 keperawatan akan ada pendalaman materi dari pembelajaran D3 keperawatan yang ditambah dengan keperawatan farmakologi untuk perawat, metodologi riset keperawatan, statistik, serta sistem anatomi fisilogi per bagian tubuh

c. Prodi Ners keperawatan mengingat nantinya akan lebih banyak praktek di lapangan, maka beberapa materi kuliahnya membahas keperawatan khusus antara lain, keperawatan anak, gawat darurat, komunitas, medikal bedah, maternitas, kejiwaan, gerontik hingga anak.

Berapa Biaya Kuliah Keperawatan

Biaya kuliah keperawatan bervariasi tergantung jenis universitasnya, jenjang pendidikan dan spesialisasi jurusan. Biaya secara umum yang sudah diakumulasi sampai lulus, ada di kisaran 60-200 juta

Besaran Gaji Lulusan Keperawatan

Dilansir dari allnursingschools.com, rata-rata gaji tenaga perawat profesional berdasarkan jenisnya, praktisi perawat 125 juta/bulan, perawat di klinik spesialis 125 juta/bulan, perawat tersertifikasi RN 125 juta/bulan, perawat anestesi tersertifikasi 180 juta/bulan.

Sedangkan untuk di Indonesia sendiri, dikutip dari media-media nasional bahwa besaran gaji perawat belum mencapai segitu. Untuk beberapa rumah sakit swasta kisaran 2-5 juta/bulan dan rumah sakit negeri kisaran 3-10 juta/bulan.

Apa Tugas Setelah Menjadi Perawat

Pada intinya setelah lulus kuliah dan memiliki STR, maka anda dinyatakan bisa bekerja di fasilitas kesehatan maupun perusahaan tertentu yang membutuhkan jasa perawat. Berkaitan dengan tupoksi kerja seorang perawat, maka mengacu pada UU keperawatan no.38 tahun 2014 dan peraturan permenkes no.26 tahun 2019. Selengkapnya silahkan baca Undang-Undang Keperawatan di Indonesia

Salam,
Deny Irwanto
www.denyirwanto.com

Berkomentar = Berlangganan, Terima kasih

Your email address will not be published. Required fields are marked *