Ini Dia Gaji Perawat Di Indonesia (D3 Hingga S1 Ners)

Gaji Perawat Di Indonesia sangatlah bervariasi, tergantung dari tempat bekerja dan tingkat pendidikan seseorang. Anda penasaran berapa gajinya?

Gaji Perawat Di Indonesia
Ini Dia Gaji Perawat Di Indonesia (D3 Hingga S1 Ners)

Sebelumnya, di dunia kesehatan, perawat menjadi salah satu sosok cukup penting bahkan perannya krusial dalam merawat pasien, baik itu di poli umum (rawat jalan) maupun yang sedang berada di rumah sakit (rawat inap).

Namun, beberapa sumber mengatakan bahwa gaji perawat di Indonesia dinilai rendah dan tak bisa dibandingkan dengan luar negri, meski demikian masih tetap banyak calon mahasiswa memilih profesi ini.

Membahas lebih dalam, gaji perawat biasanya dinilai dari tingkat pendidikannya, paling rendah adalah tingkat pendidikan D3 keperawatan yang diselesaikan selama tiga tahun, kemudian tingkatan S1 Ners yang diselesaikan selama enam tahun.

Baca juga  11 Peluang Kerja Jurusan Keperawatan Yang Menjanjikan

Kenapa Harus Jadi Perawat?

Mungkin banyak yang bertanya-tanya, kenapa harus jadi perawat, padahal profesi lain lebih menjanjikan gaji yang besar. Apalagi kalau dibandingkan gaji perawat Indonesia di luar negeri pastinya jauh berbeda.

Lantas apa alasannya? Sama halnya dengan dokter, perawat adalah kategori profesi mulia yang membantu banyak orang terutama dalam hal merawat pasien baik di di dalam atau di luar fasilitas kesehatan.

Perawat juga memiliki kesempatan untuk diangkat menjadi PNS dengan syarat dan ketentuan dari pemerintah. Waktu kerja tergolong fleksibel, bisa menggunakan shift. Misalnya di rumah sakit dengan shift pagi dan malamnya.

Bahkan jenjang karir perawat pun juga jelas mulai dari dosen keperawatan, kepala bidang keperawatan, kepala manajer keperawatan, atau lebih tinggi lagi.

Baca juga  Jangan Keliru! Pahami Perbedaan Perawat Dan Bidan

Gaji Perawat Berdasarkan Tempat Bertugas

Ada beberapa jenis pekerjaan yang dilakukan oleh perawat, sama halnya dengan dokter. Gaji perawat di Indonesia 2021 akan berbeda dengan tahun sebelum dan sesudahnya, sebab akan disesuaikan dengan upah minimum regional daerah dan lain-lain.

1. Perawat Home Care

Perawat ini memiliki tugas untuk merawat bayi hingga lansia, termasuk pasien dengan kondisi khusus yang membutuhkan perawatan ekstra di rumah.

Pekerjaannya tergolong mudah dan praktis jika dibandingkan di tempat lain, namun tetap dibutuhkan persyaratan tertentu untuk bisa menjadi perawat homecare.

Gajinya tergantung pada jumlah pasien yang kelola dan tingkat pendidikannya. Untuk lulusan D3 dan sudah mengantongi Surat Tanda Registrasi (STR) bisa berkisar Rp 2,5-5 juta. Sedangkan S1 Ners dengan STR bisa mencapai hingga Rp 5-10 jutaan.

2. Perawat Puskesmas

Di tahun 2021, gaji perawat yang bertugas di Puskesmas berada di kisaran Rp 2,5-4 jutaan sebagai gaji pokoknya (khusunya di wilayah Jawa).

Kemudian, akan ada tambahan seperti uang makan, biaya untuk kegiatan  operasional kesehatan, perjalanan dinas, insentif khusus nakes dan lain-lain.

Jadi, dapat dikatakan untuk perawat lulusan D3 maupun S1 Ners yang bekerja di Puskesmas akan memperoleh gaji sesuai dengan status kepegawaian dan lokasi tempat bekerjanya.

3. Perawat Rumah Sakit

Terlepas dari latar belakang pendidikan D3 atau S1 Ners, syarat utama perawat yang bisa bekerja di rumah sakit yakni sudah memiliki STR.

Biasanya gaji terendah adalah perawat untuk pendidikan D3 sedangkan yang tertinggi adalah perawat yang sudah memiliki legalitas sebagai spesialis tertentu. Misalnya, gaji perawat anestesi di indonesia akan punya perhitungan sendiri begitu juga gaji perawat di ruangan ICU.

Adapun kisaran gaji perawat yang bekerja di fasilitas kesehatan, dalam hal ini rumah sakit swasta atau milik pemerintah, berada di antara 2,5-10 juta. Disisi lain, tergantung juga pada jenis pendidikan, jabatan dan ruangan yang ditempati.

4. Perawat Gawat Darurat

Perawat jenis ini akan mendapatkan gaji berkisar Rp 3,5 juta hingga maksimal Rp 7 jutaan. Besaran gaji tidak hanya ditentukan dari  pendidikan saja melainkan juga sertifikasi yang dimiliki.

Seperti sertifikat BTCLS (Basic Trauma Cardiac Life Support), GELS (General Emergency Life Support), ACLS (Advanced Cardia Life Support), PPGDON (Pelatihan Penanganan Gawat Darurat Obstetri dan Neonatal) dan lainnya.

Semakin berpengalaman dan banyak sertifikatnya, juga akan menentukan besaran gaji yang akan didapatkan oleh perawat tersebut.

5. Perawat Klinik

Terakhir yakni perawat klinik yang memiliki besaran gaji berbeda-beda tergantung dari tempat bekerjanya.

Seperti klinik kecantikan memang harus memiliki pengetahuan tentang masalah kecantikan. Bahkan sejak awal berkarir jadi perawat, sudah mengambil pelatihan atau sertifikasi khusus klinik kecantikan.

Gajinya tidak hanya ditentukan oleh STR tetapi juga sejauh mana perawat tersebut bisa menunjukkan kemampuannya dalam melakukan proses keperawatan mulai dari awal sampai akhir.

Lantas, berapa gajinya? yakni berkisar Rp 2,5-7 juta untuk lokasi di area Jawa. Mungkin jika tempatnya seperti di jabotabek atau jabodetabek pendapatanya akan jauh lebih besar.

Itulah penjelasan singkat mengenai Gaji Perawat Di Indonesia menurut pengalaman penulis dan beberapa teman yang bekerja disana. Semoga bermanfaat.

Salam,
Deny Irwanto
www.denyirwanto.com

9 Comments

Berkomentar = Berlangganan, Terima kasih

Your email address will not be published. Required fields are marked *