Ternyata Murah! Biaya Sebenarnya Membuat Blog WordPress Self Host

Hayo, ada yang bisa menebak berapa Biaya Membuat Blog Wordpres Self Host milik saya ini? Jika anda penasaran, jangan skip dulu dan baca sampai akhir ya. he

Biaya Membuat Blog WordPress Self Host
Ternyata Murah! Biaya Sebenarnya Membuat Blog WordPress Self Host

Bahwa membuat blog itu gampang kok, cukup memanfaatkan platform gratis seperti blogger.com atau wordpress.com maka bisa langsung jadi, bahkan template juga sudah disiapkan dan tinggal eksekusi saja.

Namun tidak semua orang memiliki pemikiran seperti itu, apalagi jika tujuan ngeblog bukan hanya menyalurkan hobi tapi ingin menghasilkan uang dari online maka wajar bila seseorang memilih platform berbayar seperti wordpres selft host sebagai modal utama seperti yang saya lakukan.

Bukankah modal gratisan tetap bisa menghasilkan uang? Ya, tentu bisa selama anda mau fokus dan konsisten dalam mengerjakanya.

Tapi, menurut saya pribadi bahwa blog yang berbayar lebih potensial dilirik oleh para calon advertiser misalnya jasa review, bisa mengikuti progam google adsense, affiliate, sponsored post, content placement dan sejenisnya sehingga lebih cepat menghasilkan. Mungkin pengalaman orang lain akan berbeda, jadi jangan menyimpulkan bahwa blog gratisan jelek lho.

Terlepas dari hal diatas, kalo memang berniat untuk membuat blog berbayar, maka saran saya anda wajib mencoba wordpress self host sebagai pilihan utama. Kenapa? karena bisa mengelola secara penuh, terlihat profesionalitas, penggunaan fitur-fitur penunjang lebih banyak serta bisa membackup semua file yang ada di blog.

Sebenarnya, masih banyak keuntungan-keuntungan menggunakan wordpress self host dan mungkin akan saya bahas di topik artikel yang lain.

Baiklah, daripada kelamaan, berapa budget untuk pembuatan blog berbayar tersebut dan apa saja yang dibutuhkan? Setidaknya ada 5 komponen untuk dijadikan dasar perhitungan, antara lain,

Baca juga  Cara Buat FAQ Schema Markup di Wordpress Tanpa Plugin
1. Domain

Bahwa setiap blog itu memerlukan nama domain supaya mudah diingat oleh visitor (pengunjung blog). Disisi lain, nama dari domain punya peranan penting sebagai identitas sekaligus branding.

Misalnya pada blog ini, menggunakan nama saya sendiri sebagai identitas agar orang-orang cukup mengetikkan nama “deny irwanto” maka akan keluar blog saya.

Sedangkan ekstensi domain disini, saya memilih .COM karena harganya terjangkau dan sifatnya universal, artinya bisa diakses oleh siapapun entah dari dalam atau luar negri.

Biaya untuk nama berserta ekstensi domain tersebut 135.000 (sudah termasuk PPN) dan ada kewajiban perpanjang setiap tahunya ke penyedia domainya.

2. Web Hosting

Web hosting merupakan layanan penyimpanan data di internet. Jadi setiap blog wordpress self host itu memerlukan hosting untuk menempatkan file agar bisa diakses oleh pengunjung di seluruh dunia 24 jam nonstop.

Sepengetahuan saya, tipe hosting itu ada 3 yaitu shared hosting, VPS (Virtual Private Server) dan Dedicated Server. Nah, bagi pemula yang masih tahap proses belajar, bisa memilih shared hosting saja karena sewanya lebih murah dengan beberapa batasan tertentu.

Untuk diketahui saja, biaya sewa hosting sangatlah bervariasi tergantung spesifikasinya baik dari layanan dalam maupun luar negri.

Saya memilih layanan dari hawkhost sebagai hosting pada domain ini karena selain biaya cukup ramah di kantong juga menyediakan space besar (10GB) untuk menyimpan data-data website. Info lengkapnya klik disini.

Harga untuk layanan hosting dari hawkhost itu $3,74 atau sekitar 56.000 per bulanya. Jika dikalikan dalam setahun maka 672.000.

3. Setup WordPress

Ada cukup banyak orang yang menyediakan jasa setup wordpress self host sehingga mempercepat sebuah situs langsung bisa diakses  tanpa anda ribet setting sana sini.

Namun, jika ingin belajar mulai dari awal, silahkan ikuti panduan tutorialnya yang banyak bertebaran di internet. Gampang kok, cukup baca step by step kemudian sambil dipratekkin. Karena kalo tidak langsung praktekk, biasanya akan cenderung lupa. Tapi, jika mengalami kesulitan, saya siap membantu deh sampai berhasil. he

Asumsi saya, ketika anda bisa melakukan tahapan setup wordpress secara mandiri, maka bisa dikatakan biayanya GRATIS. Jadi tidak ada pengeluaran sama sekali.

4. WordPress Theme

Theme atau template termasuk komponen khusus untuk melengkapi tampilan website milik anda. Layout theme menurut pandangan para mastah atau suhu memang berpengaruh terhadap kenyamanan para pengunjung.

Maka dari itu, pakailah theme yang enak dilihat oleh mata serta tidak terlalu banyak warna mencolok. Bagaiaman caranya? Anda bisa membeli theme premium di layanan penyedia theme (bisa produk lokal atau luar negri).

Jika anda tidak memiliki budget cukup untuk poin keempat, gunakan saja theme FREE (gratis) seperti yang saya lakukan. Ya, saya memakai theme gratisan dari mythemeshpo, jadi tidak ada biaya pengeluaran theme, gratis lagi kan?

5. WordPress Plugin

Berbeda dengan theme, kalo plugin termasuk fitur tambahan di dalam wordpress self host. Wujudnya adalah plugin-plugin khusus untuk mensupport website anda.

Sebagai contoh, blog ini menggunakan sekitar 15 plugin secara gratis dan alhamdulillah performa blog masih mampu berjalan maksimal.

Beberapa plugin yang saya pakai antara lain All in One Seo Pack, Lazy Load, Jetpack, TOC, Askimet Anti Spam, Easy Table of Contents, Classic Editor dan masih banyak lagi.

Nah, bila anda ikut memakai plugin gratis maka biaya untuk plugin diabaikan alias FREE tanpa adanya pengeluaran uang lagi.

Kesimpulanya, berdasarkan pengalaman saya, Biaya Membuat Blog Wordpres Self Host meliputi ekstensi domain, web hosting, setup wordpress, pemilihan theme beserta plugin, total pengeluaran minimal sekitar 807.000 per tahunnya. Kalo dibagi dalam 12 bulan, artinya anda hanya perlu menabung 69.000 per bulanya.

Salam,
Deny Irwanto
www.denyirwanto.com

7 Comments

Berkomentar = Berlangganan, Terima kasih

Your email address will not be published. Required fields are marked *