Pengertian Deposito, Jenis-Jenisnya Dan Keuntungan Menggunakannya

Ada yang tahu Pengertian Deposito itu apa? Merupakan produk yang ditawarkan oleh bank kepada masyarakat seperti jasa tabungan.

Pengertian Deposito
Pengertian Deposito, Jenis-Jenisnya Dan Keuntungan Menggunakannya

Dana deposito yang diinvestasikan tersebut mendapat jaminan dari pemerintah melalui suatu lembaga yang bernama Lembaga Penjamin Simpanan (LPS), yang tentunya dengan syarat tertentu.

Bagi anda yang ingin menyimpan uang di bank ataupun berinvestasi, perlu untuk mengetahui pengertian deposito supaya tidak salah mengartikanya di kemudian hari.

Baca juga  Mengenal Prinsip Investasi Publik Bagi Pemula Agar Tidak Rugi

Pengertian Deposito Berdasarkan Undang-Undang

Sementara, pengertian deposito menurut Undang-Undang Nomor 10 tahun1998, tentang perubahan Undang-Undang No. 7 tahun 1992 tentang Perbankan, yaitu “Pengertian deposito adalah simpanan yang penarikannya hanya dapat dilakukan pada waktu tertentu berdasarkan perjanjian bank dengan nasabah penyimpan. ”

Lain halnya menurut Undang-Undang Nomor 14 tahun 1967, “Deposito adalah simpanan pihak ketiga kepada bank yang penarikannya hanya dapat dilakukan dalam waktu tertentu menurut perjanjian bank yang bersangkutan dengan pihak ketiga. ”

Jadi, garis besarnya, bahwa deposito termasuk jenis investasi di bank ataupun rekening tabungan yang menjamin investornya mendapat suku bunga tetap. Sebagai timbal balik, investor setuju untuk tidak mengakses ataupun menarik uangnya selama jangka waktu tertentu.

Kemudian, bunga dalam pengertian deposito hanya dibayarkan pada periode akhir investasi. Dengan suku bunga yang tetap, nasabah mudah untuk menghitung besar bunga yang seharusnya diterima pada periode akhir investasi.

Adapun, karakteristik sistem deposito yaitu diantaranya nasabah tidak bisa menarik uangnya selama jangka waktu yang telah ditentukan, jangka waktu deposito bervariasi, yaitu 1 bulan, 3 bulan, 6 bulan, 1 tahun, dan 2 tahun.

Deposito sering dipandang sebagai investasi ataupun pengelolaan keuangan yang tidak hanya sekedar berfungsi sebagai tabungan, namun juga untuk mendapatkan hasil investasi yang besar.

Memahami pengertiannya dengan baik dan tepat memilih jenis deposito yang sesuai akan membuat investasi yang diusahakan oleh nasabah dapat berkembang dengan baik.

5 Jenis Deposito Di Indonesia

Ada beberapa jenis deposito yang biasa ditawarkan oleh bank, di antaranya adalah,

1. Deposito Berjangka

Jenis deposito yang memiliki jangka waktu tertentu, biasanya mulai dari satu bulan hingga tiga tahun. Pada deposito berjangka, nasabah harus menempatkan dana mereka untuk jangka waktu tertentu dan tidak dapat menariknya sebelum jatuh tempo.

Biasanya, tingkat bunga deposito berjangka lebih tinggi dibandingkan dengan deposito on call.

2. Deposito On Call

Jenis deposito yang memungkinkan nasabah untuk mengambil uangnya kapan saja sebelum jatuh tempo. Tingkat bunga deposito on call lebih rendah dibandingkan dengan deposito berjangka, namun nasabah memiliki fleksibilitas yang lebih tinggi dalam mengelola dana mereka.

3. Deposito Valas

Jenis deposito yang ditempatkan dalam mata uang asing. Ini bisa bermanfaat bagi nasabah yang memiliki dana dalam mata uang asing dan ingin menginvestasikannya dalam bentuk deposito. Namun, deposito valas juga memiliki risiko yang lebih tinggi karena fluktuasi kurs mata uang asing.

4. Deposito Korporasi

Jenis deposito yang ditawarkan oleh bank kepada perusahaan atau institusi. Deposito korporasi biasanya memiliki jangka waktu yang lebih panjang dibandingkan dengan deposito pribadi dan tingkat bunga yang lebih tinggi.

5. Deposito Syariah

Jenis deposito yang mengikuti prinsip-prinsip ekonomi syariah. Deposito syariah biasanya tidak menghasilkan bunga, melainkan mengandalkan sistem bagi hasil atau pembagian keuntungan.

Baca juga  5 Tips Investasi Valuta Asing Bagi Pemula Biar Tidak Rugi

Kentungan Deposito Dibanding Tabungan Biasa

Deposito berbeda dengan tabungan biasa. Perbedaan yang paling mendasar adalah dana tabungan bisa diambil kapanpun nasabah menginginkannya, sedangkan dana deposito baru dapat diambil setelah jangka waktu tertentu sesuai kesepakatan awal antara nasabah dengan pihak bank.

Namun dibalik hal tersebut, terdapat banyak keuntungan deposito yang lebih baik dibanding dengan tabungan deposito.

1. Bunga Lebih Besar

Keuntungan deposito dibanding tabungan biasa yakni bunga deposito lebih besar dibanding dengan tabungan biasa. Presentase bunga deposito saat ini berada dalam kisaran 3% hingga 5% yang tentunya jauh melebihi presentase bunga tabungan.

Dengan presentase bunga yang besar, nasabah akan mendapatkan keuntungan berinvestasi yang melebihi keuntungan tabungan.

2. Dana Terjamin oleh LPS

Keuntungan deposito yang ke-2 yaitu dijaminnya dana yang disimpan nasabah oleh pemerintah melalui Lembaga Penjamin Simpanan (LPS) dengan syarat tertentu, seperti maksimal dana yang dijamin oleh LPS yaitu sebesar 2 milyar rupiah.

Oleh karena itu dalam satu deposito sebaiknya nasabah tidak menaruh deposito yang nilainya lebih dari 2 milyar rupiah. Selain itu juga harus memperhatikan presentase bunga yang diberikan oleh pihak bank.

Bunga yang terlampau besar bisa jadi membuat dana deposito nasabah tidak mendapat jaminan dari LPS. Jaminan yang besar dari LPS tersebut tentunya membuat nasabah menjadi lebih leluasa dalam berinvestasi.

3. Tidak Ada Biaya Bulanan

Keuntungan deposito selanjutnya, tidak adanya biaya administrasi tiap bulannya. Berbeda dengan tabungan biasa yang setiap bulannya selalu mengalami penyusutan akibat terkena kebijakan biaya administrasi bulanan, simpanan deposito dikenakan pajak bunga yang didapatkan, sehingga simpanan pokok nasabah tidak akan mengalami penyusutan.

4. Sebagai Alat Penjamin Kredit

Keuntungan deposito yang ke-3 yaitu dapat digunakan sebagai alat penjamin kredit, sehingga jika seorang nasabah sedang mengajukan kredit ke bank, dapat menggunakan depositonya sebagai jaminan kredit.

5. Ada Pilihan Jangka Waktu Penyimpanan

Selanjutnya, terdapat pilihan jangka waktu penyimpanan deposito. Keuntungan deposito berjangka yaitu bisa memilih jangka waktu 1 bulan, 3 bulan, 6 bulan, ataupun 1 tahun, yang disesuaikan dengan kebutuhan nasabah.

6. Syaratnya Sangat Mudah

Yang terakhir yaitu mudahnya persyaratan untuk membuka maupun menutup deposito. Yang menjadi syarat bagi nasabah hanyalah rekening bank, kartu identitas diri, dan materai sebagai pelengkap berkas membuka dan menutup deposito.

Sama seperti tabungan biasa, deposito juga dapat disimpan maupun ditransfer ke rekening yang nasabah inginkan, sehingga seorang nasabah akan mendapatkan pendapatan secara rutin setiap waktu tertentu dalam bentuk pembayaran bunga deposito.

Dibanding lainnya, deposito merupakan instrument investasi yang relatif lebih aman karena tidak memerlukan analisis bisnis yang rumit.

Tips Memilih Deposito Yang Cocok Untuk Anda

Jika anda ingin memilih deposito, ada beberapa hal yang perlu dipertimbangkan, jadi tidak boleh asal-asalan mengaktifkan deposito, antara lain,

1. Cek Jangka Waktu 

Pertimbangkan jangka waktu yang sesuai dengan kebutuhan dan tujuan anda. Jika memerlukan dana dalam waktu dekat, maka deposito on call mungkin lebih sesuai.

Namun, jika anda bisa menempatkan dana untuk jangka waktu yang lebih lama, maka deposito berjangka dapat memberikan tingkat bunga yang lebih tinggi.

2. Lihat Tingkat Bunga

Tingkat bunga: bandingkan tingkat bunga yang ditawarkan oleh berbagai bank untuk deposito yang sama. Pilih bank yang memberikan tingkat bunga yang kompetitif.

3. Pastikan Memiliki Keamanan Terbaik

Pilih bank yang memiliki reputasi yang baik dan diakui oleh otoritas keuangan. Ini akan meminimalkan risiko terhadap dana anda sehingga tidak akan mengalami kerugian.

4. Pilih Layanan Yang Lengkap

Pastikan bahwa bank yang anda pilih memiliki layanan nasabah yang memuaskan, seperti proses penarikan dana yang mudah dan cepat.

5. Cek Ada Tidaknya Fasilitas Tambahan

Beberapa bank mungkin menawarkan fasilitas tambahan seperti sistem pembayaran online atau kartu debit untuk nasabah deposito. Pertimbangkan apakah fasilitas-fasilitas tersebut memenuhi kebutuhan sekaligus mempermudah anda mengakses tabungan deposito.

Berdasarkan pengertian deposito diatas, berharap anda sudah mengenali jenis-jenis dan keuntungan deposito di masa depan.

Sekarang, tergantung anda untuk menentukan apakah ingin membuka deposito sebagai langkah berinvestasi atau tidak, terima kasih.

Salam,
Deny Irwanto
www.denyirwanto.com

One Comment

Berkomentar = Berlangganan, Terima kasih

Your email address will not be published. Required fields are marked *