Tahap Tumbuh Kembang Bayi Usia 0-12 Bulan Yang Wajib Dipahami

Bagi anda terutama orang tua yang baru saja memiliki si buah hati, pasti ingin melihat anaknya tumbuh kembang dengan baik kan? Oleh sebab itu, mengenali Tumbuh Kembang Bayi Usia 0-12 Bulan sangatlah penting karena termasuk masa keemasan mereka.

Tahap Tumbuh Kembang Bayi Usia 0-12 Bulan Yang Wajib Dipahami
Proses tumbuh kembang bayi usia 0-12 bulan

Tentu, si kecil sendiri punya keunikan masing-masing bahkan dengan kecepatan tumbuh kembang yang berbeda. Jika anda tidak tahu menahu tentang hal ini maka dalam tahap perkembangan bayi di tahun pertama akan beresiko mengalami perlambatan atau mungkin tidak sesuai dengan kemampuan pada umumnya.

Kenapa harus anda pelajari? sudah jelas bahwa tujuan khususnya adalah memantau dan menangani masalah atau gangguan saat proses tumbuh kembang baik itu berat badan, tinggi badan sampai kemampuan khusus lainya. Daripada kelamaan, yuk ulas lengkap pembahasanya berikut.

Tahap Tumbuh Kembang Bayi Usia 0-12 Bulan

1. Bayi Lahir – 1 Bulan

Saat pertama kali bayi lahir umumnya akan kehilangan 10% berat badan di hari kedua. Setelah itu akan kembali normal sembari bertambah beratnya ketika masuk di minggu kedua dan bertambah 30 gram setiap harinya.

Pada 1 bulan itu, bayi akan bertambah panjanganya 3-4 cm diikuti lingkar kepala hingga 2,5 cm. Meski begitu, mata bayi tak jarang terlihat juling namun sifatnya masih normal karena belum bisa fokus pada sesuatu. Sementara, untuk kemampuan umum dan khususunya harusnya sudah mampu merangkak, merespon suara, memandang wajah, melihat pola hitam putih serta bisa mengoceh “oh…atau aa…”.

2. Bayi Usia 1-3 Bulan 

Memasuki usia 1 sampai 3 bulan, bayi bakal bertambah beratnya mulai 680-910 gram setiap bulanya. Panjangnya bertambah sekitar 2,5 cm setiap bulan juga sedangkan lingkar kepalanya bertambah 1,25 cm setiap bulan.

Pada tahap ini, berat bayi akan bertambah sekitar 680-910 gram setiap bulannya. Panjang badan akan bertambah sekitar 2,5 cm setiap bulannya. Lingkar kepala juga akan bertambah sekitar 1,25 cm setiap bulan.

Pada usia ini bayi perlu mendapatkan perhatian terus menerus supaya mencapai kemampuan umumnya seperti mengoceh dengan suara dengkuran, menegakkan kepala dalam waktu singkat, memandang obyek bergerak, tertawa, merespon senyuman, mengenali wajah dan aroma tubuh, menoleh ketika ada suara keras, dapat berguling bahkan bisa sampai bisa memainkan tangan maupun kakinya.

3. Bayi Usia 4-6 Bulan 

Tumbuh kembang bayi di usia pertengahan tahun sewajarnya sudah memiliki berat 2 kali lipat berat lahir. Semisal jika lahirnya 3000 gram maka di tahap ini sudah mencapai 6000 gram. Kemudian panjang badanya bisa bertambah di kisaran 1,25-2,5 cm per bulan dan lingkar kepalanya ikut bertambah 1,25 cm per bulan.

Adapun kemampuan si kecil bakal lebih kompleks antara lain, sudah mulai kontak mata, berguling dari posisi telungkuk ke terletang, mengoceh ketika diajak bicara, dapat meraih obyek, meniru suara dan bermain ludah, dapat duduk sebentar tanpa bantuan, kaki dapat memijak saat diberdirikan, mulai merangkak dan tidak mau digendong oleh orang baru.

4. Bayi Usia 7-9 Bulan 

Tahap selanjutnya, berat bayi akan bertambah terus sekitar 450 gram setiap bulanya. Mulai terasa juga perbandingan berat antara anak laki-laki dan perempuan. Lalu panjang badanya ikut bertambah 1,25 cm serta lingkar kepala bertambah 0,6 setiap bulanya.

Saat periode ini, perkembangan bayi 9 bulan bakal mulai terlihat jelas di kemampuan umum, sensorik sampai motoriknya seperti, merangkak sambil mendorong badanya menggunakan lengan/kaki, dapat berdiri sendiri dengan berpegangan, mulai berkata “mama/papa” dengan jelas, bermain cilukba, memilik obyek dengan isyarat ibu jari/telunjuk dan menjelajahi rumah dengan berpegangan.

Baca juga  Cara Mengatasi Sembelit Pada Bayi Dengan Aman Dan Tepat
5. Bayi Usia 10-12 Bulan 

Nah, saat mau menginjak umur 1 tahun bayi akan mendapatkan berat badan 3 kali lipat dari berat lahir. Untuk panjang badan dan lingkar kepala biasanya bertambah sekitar 0,6 cm per bulanya.

Di tahap ini, bayi bakal terlihat aktif di setiap kemampuan umum maupun kemampuan sensorok dan motoriknya, yaitu, bisa melambaikan tangan, menunjukkan keinginan dengan bahasa tubuh, dapat mengumpulkan obyek dalam satu keranjang, merespon ketika namanya dipanggil sampai mengungkapkan penolakan, meniru aktivitas orang lain, mulai melangkah, mampu mengemut makanan di mulut, punya satu kosa kata selain “mama/papa” dan mencoret-coret pakai krayon.

Demikianlah Tahap Tumbuh Kembang Bayi Usia 0-12 Bulan yang wajib dipahami. Bukan tidak mungkin setiap proses tahapan akan mengalami hal berbeda. Jadi, anda tak perlu khawatir selama masih dalam batas wajar. Akan tetapi jika tidak sesuai dengan perkembanganya diatas bahkan jauh dari perkiraan sebaiknya konsultasikan segera perkembangan bayi ke klinik, fasilitas kesehatan terdekat atau berkunjung ke dokter spesialis anak untuk melihat apakah ada permasalahan agar bisa segera memperoleh solusinya.

Salam,
Deny Irwanto
www.denyirwanto.com

Semoga bermanfaat dan jangan lupa like, comment dan share agar saya bersemangat terus dalam membagikan tulisan-tulisan lainya di situs sederhana ini.

Kutunggu Komentar Bijakmu

Your email address will not be published. Required fields are marked *