Indonesia Dengan Revolusi Tranportasinya, Lihat Yang Terjadi Sekarang!

Revolusi Transportasi di Indonesia Dalam 5 Tahun Terakhir

Sudah 9 tahun lamanya saya tidak merasakan transportasi bernama Kereta Api. Tepatnya, sejak tahun 2010 silam, saat saya memutuskan untuk kuliah di Kota Semarang. Waktu itu, saya menjadi salah satu anak perantauan karena setelah lulus SD langsung ikut simbah untuk sekolah di Jawa Tengah.

Meski hanya merantau dari Jawa Timur ke Jawa Tengah namun, rasa kangen bertemu orang tua selalu ada setiap saat. Tahu sendiri kan, dulu komunikasi sangatlah terbatas belum secanggih sekarang. Ya, untuk menghilangkan rasa kangen itu, saat liburan panjang, barulah bergegas mudik ke rumah dengan naik bus.

Tranportasi bus, memang menjadi andalan karena menurutku lebih nyaman kali ya, apalagi jika perjalanan malam. Namun, ketika itu, saya harus berangkat pagi sehingga bertemulah dengan berbagai macam orang di dalam bus, umpek-umpek`an sampai rasanya saya kesulitan bernafas, saking penuhnya. OMG!

Singkat cerita, hal itu sudah berlangsung lama hingga bulan Februari 2019, saya masih terus menggunakan tranportasi jalur bus. Mungkin karena kebiasaan juga, jadi kurang tahu menahu bagaimana sensasi saat naik transportasi lain.

Tapi jujur, setelah bulan Agustus 2019 kemarin yang waktu itu mengharuskan saya pulang bersama seseorang, dialah yang tetiba memaksaku naik jalur kereta api. Sesudah eyel-eyelan sana sini, akhirnya saya pun mengalah dan segera membeli tiket kereta api.

…Dan apa yang terjadi…

Saya tidak pernah menyangka bahwa tranportasi KAI yang sekarang jauh berbeda dari 9 tahun silam. Saya merasa menyesal kenapa tidak dari dulu naik kereta api. Tidak hanya kemudahan saat membeli tiketnya saja, pilihan tempat duduk pun bisa dipesan lewat aplikasi, saat masuk ke pintu utama menuju jalur kereta api juga dicek ulang tiketnya hingga sampai di dalam kereta api pun, saya kembali terbengong, rapi, bersih, tidak lagi ada penjual asongan lewat, ada AC di setiap gerbong, pokoknya lengkap! Jauh lebih baik

Berbeda banget waktu saya terakhir kali naik kereta api di tahun 2009-an dimana gerbong kereta selalu penuh dan sesak, beberapa orang tidur di bordes sampai lorong-lorong gerbong, pedagang asongan bersliweran dengan suara khasnya, belum lagi penumpang yang keasikan tidur selonjoran di bangku bak tidur di kasur. Pemandangan yang lumrah kala itu.

Menurut saya, revolusi transportasi beberapa tahun ini tentu saja tidak lepas dari gerak cepat Pemerintah Indonesia dalam menyelesaikan masalah transportasi di seluruh pelosok tanah air lewat tangan dingin Kementrian Perbuhungan RI. Perlahan tapi pasti, kini semua masyarakat termasuk saya sendiri bisa langsung merasakan bagaimana kenyamanan penumpang ketika naik tranportasi kereta api atau jenis transportasi lain mutlak terjamin.

Menilik Kemajuan Insfrastruktur Transportasi 5 Tahun Terakhir

Flasback 5 tahun terakhir Pemerintahan Indonesia, saya masih cukup ingat bahwa pembangunan insfrastruktur selalu digembor-gemborkan demi kesejahteraan bangsa dan negara. Faktanya, hal itu benar adanya dan saya pun ikut merasakanya.

Pertumbuhan dan Prediksi Nilai Sektor Transportasi Indonesia 2016-2019 (sumber: supplychainindonesia.com)
Pertumbuhan dan Prediksi Nilai Sektor Transportasi Indonesia 2016-2019 (sumber: supplychainindonesia.com)

Bersumber dari statistik SCI (Analisis Supply Chain Indonesia), bahwa pertumbuhan transportasi darat, laut dan udara ternyata mengalami kenaikan drastis setiap tahunya terutama kontribusi dari KAI yang memberikan nilai tertinggi diantara lainya.

Melihat dari periode 2012-2018, Pemerintahan Indonesia juga sudah membuktikan bila revolusi transportasi itu tidak main-main. Dari data resmi, telah ada pembangunan baru 21 pelabuhan penyeberangan untuk menghubungkan daerah terpencil, pembangunan jalur kereta api ganda dan reaktivasi ditargetkan mencapai 3666.60 km`sp demi meningkatkan jarah tempuh hingga rehabilisasi terminal di 56 lokasi.

Capaian Pembangunan Sarana Transportasi Kemenhub (Sumber: kumparan.com)
Capaian Pembangunan Sarana Transportasi Kemenhub (Sumber: kumparan.com)

Kemudian, ada penambahan kapal pendukung tol laut sebanyak 100 unit dan progam tol laut menjadi 15 trayek serta pembangunan bandara baru sebanyak 10 tempat untuk memudahkan akses masyarakat di pelosok-pelosok negri.

Disisi lain, Kemenhub juga berkontribusi memberikan solusi dalam memajukan tranportasi modern di era industri 4.0 dengan hadirnya sistem angkutan umum massal perkotaan seperti LRT Light Rail Transit), MRT (Mass Rapid Transit) sampai TOD (Transit Oriented Development). Artinya, upaya-upaya ini tidak lain bertujuan untuk meningkatkan kualitas hidup masyarakat sehingga setiap waktu bisa mengandalkan semua transportasi baik jalur darat, laut maupun udara.

Jadi, sudah sepatutnya saya mengucapkan banyak terima kasih dan bersyukur banget transportasi di tanah air tidak kalah unggulnya dengan negara-negara lain usai revolusi besar-besaran.

Baca juga  Sejauh Mata Memandang, Hanya Traveloka Xperience Yang Berdendang

Dampak Revolusi Transportasi Pemerintahan Indonesia Saat Ini

1. Lebih Aman

Kenapa aman? karena bukan hanya kemajuan teknologi saja yang dipikirkan oleh Pemerintah dalam menangani hiruk pikuk masalah transportasi tapi tingkat keamanannya pun juga diperhatikan betul. Tidak usah jauh-jauh, di stasiun kereta api saja, kini ada banyak security yang berjaga dan pasti mengecek satu persatu tiket para penumpang beserta barang bawaanya.

Jadi, pendamping atau orang asing tidak bisa lagi nyelonong lewat pintuk masuk stasiun lalu ikut nganterin masuk sampai di pinggir jalur rel kereta api. Berbeda sekali waktu zaman dulu kan, pengecekan tiket lebih sering di dalam kereta api sehingga orang yang tidak beli tiket pun bisa ikut masuk kereta api bahkan sewaktu petugas checking tiket datang, mereka bisa kabur ke gerbong lain dan begitu seterusnya.

Dari sinilah, calo, pencopetan, pencurian barang bawaan bisa terhindarkan. Inget gak teman-teman waktu waktu dulu kalo naik kereta api terus bawa tas ukuran besar, rasanya pengen ditaruh dekat tempat duduk aja atau dibawah lorong kursi. Hayo ngaku? Nah, untuk sekarang ini tingkat keamananya sudah super ketat, semua penumpang juga terdeteksi identitasnya dari pemesanan tiket, jadi akan mudah dicari bila ada pencurian suatu barang.

Oh ya, sampai lupa, setelah saya ingat-ingat ternyata di setiap gerbong kereta api terpasang kamera cctv lho. Jadi, setiap gerak gerik mencurigakan bakal terekam cctv. Saya, acungi jempol dulu untuk perbaikan sistem keamanan transportasi sekarang ini.

2. Lebih Nyaman

Hari gini masih ngantri beli tiket kereta api? Sudah nggak zamanya lagi, sekarang teman-teman sudah bisa menikmati kenyamanan saat ingin menggunakan jalur kereta api dengan hanya pesan tiket online. Tidak perlu antri, desak-desakan, panas-panasan atau mungkin takut kehabisan tiket. Hal itu juga berlaku untuk transportasi lainya seperti bus, kapal laut maupun pesawat.

Tidak itu saja, bagian tempat duduk pun dibuat se-nyaman mungkin, kemudian ada AC di tiap gerbong dan toiletnya aja terlihat cukup mewah meski hanya menempati gerbong kelas biasa. Nah, salah satu yang membuat saya kagum dan sulit untuk dilupakan adalah adanya petugas khusus menawarkan jajanan, mie instan hingga busa bantal atau selimut kepada setiap penumpang, suara mereka khas banget.

3. Lebih Mengutamakan Keselamatan

Bukan lagi soal keuntungan, Pemerintahan Indonesia 5 tahun terakhir ini sangat memprioritaskan aspek keselamatan di seluruh moda transportasi saat ini. Bahkan berbondong-bondong menambah petugas di setiap unit demi melaksanakan inspeksi, perbaikan semua jalur (darat, laut, udara) serta uji kelayakan atau rampcheck agar setiap jenis transportasi lolos uji dan layak beroperasi.

Saya pun beberapa kali mengecek laporan melalui situs resmi dephub.go.id dan kecelakaan transportasi memang beberapa ada yang turun dan ada pula yang stagnan. Namun, berdasarkan data KNKT yang bersumber dari statistik Perhubungan tahun 2012-2016 angka korban meninggal terlihat menurun.

Grafik Kecelakaan Transportasi Darat, Laut dan Udara 2012-2016
Grafik Kecelakaan Transportasi Darat, Laut dan Udara 2012-2016 (Sumber: beritagar.id)

Bukti lain yang patut diapreasi juga bahwa transportasi darat khususnya kereta api dari segi jumlah penumpang mengalami kenaikan drastis di tahun 2014-2018 saja sudah mencapai 1.779.519.569 orang (data: kumparan.com). Jadi, bisa diambil kesimpulan bila pengguna transportasi telah sepenuhnya percaya bahwa revolusi transportasi di zaman modern membawa perubahan besar untuk kemajuan Indonesia dalam melindungi keselamatan para penumpang.

Saya pun yakin, sekarang Indonesia tidak kalah dengan negara-negara lain soal transportasi. Kinerja Pemerintah bersama Kementrian Perhubungan beserta dukungan seluruh masyarakat berhasil mengubah stigma kalo yang dulunya transportasi A, transportasi B, transportasi C jelek, banyak calo, gampang macet dan beribu alasan lainya, sekarang semakin bisa diandalkan di setiap waktu serta menjadi pilihan utama untuk berpergian baik di dalam maupun luar negri.

Informasi lebih lanjut
Website kemenhub
http://www.dephub.go.id
Twitter
https://twitter.com/kemenhub151
Facebook
https://www.facebook.com/kemenhub151
Instagram
https://instagram.com/kemenhub151

Salam,
Deny Irwanto
www.denyirwanto.com

Semoga bermanfaat dan jangan lupa like, comment dan share agar saya bersemangat terus dalam membagikan tulisan-tulisan lainya di situs sederhana ini.

Kutunggu Komentar Bijakmu

Your email address will not be published. Required fields are marked *