Kenalan Dengan Anak Perantauan Yuk!!

Website ini hanyalah catatan kecil dari saya pribadi agar bisa dibaca oleh orang lain, syukur-syukur dapat bermanfaat dan mampu memotivasi para pembaca semua. Kira-kira mau mulai dari mana nih? Jujur saya juga bingung, ha.. Gak kok, bercanda brother.

Baiklah, langsung saja nama asli saya sesuai alamat website, Deny Irwanto berdomisili asli Jawa Timuran namun hampir 10 tahun lebih tak pernah menetap di rumah. Ya, alasanya simpel sih karena sedang belajar dan terus belajar menjadi anak perantauan, nyambi ini, nyambi itu pokoknya semua dikerjakan asalkan halal plus berkah, setuju gak? saya harap kalian juga setuju.

Rasanya, jauh dari rumah apalagi tidak selalu bersama orang tua itu banyak dukanya lho. Kalo tidak percaya, buktikan sendiri!! Mulai dari harus cari makan sendiri, padahal ketika di rumah sering dimasakin ibuk bahkan pernah sesekali masak bareng, canda bareng pokoknya happy fun. Kemudian perlu cari kos sendiri sebagai tempat tinggal sementara dan tak lupa pasti ada aja masalah datang silih berganti. Problematikan yang paling saya ingat listrik mati, OMG!!! gak bisa ngapa-ngapa, kipas mati puanase rak karuan….jadi pengen emosi sendiri!

Terus, harus kuat dengan godaan dari lingkungan sekitar. Hayo..godaan yang dimaksud bukan “makhluk hidup” lho, jangan berprasangka buruk dulu. Ada banyak sekali godaan terutama di bidang kuliner, fashion dan wisata. Wuih ketiganya asli menggoda banget pengen makanan enak limit duit, pengen beli baju baru limit fulus sampai kebelet buat kunjungan ke tempat wisata limit money juga. Arghh, kalo yang dipikirin duit pasti gak kan ada abisnya.

Mengarungi Kehidupan Online dan Offline

Oh ya, kalian belum tahu kan saya hidup di antah berantah mana? Yes, di kota kecil Semarang, berada tak jauh dari lingkup wilayah JAVA karena di petanya cuma sampingan sama Jawa Timur, haa. Semarang, mungkin banyak orang berpikiran kalo suasana dan cuacanya cenderung panas. Emang Iya! Apalagi saat musim kemarau, wah panasnya kayak menusuk-nusuk setiap lapisan kulit epidermis. Sory boz, sok lebay dikit biar bacanya gak tegeng dan sepaneng.

Meski begitu, saya udah cukup lama tinggal di kota milik tim Mahesa Jenar, tepatnya sejak awal perkuliahan tahun 2010 silam hingga sekarang. Asli, gak terasa udah bertahun-tahun ya, umur juga nambah terus dan mulai ngrasa tua. Ya, intinya patut disyukuri aja masih diberi kesempatan sehat dan senantiasa berbuat hal-hal lebih baik kedepanya. Mau lanjut kepo? Baca sampai tuntas yuk.

Pun usai lulus kuliah, alhamdulillah dapat perkejaan di Semarang jadi rentetan perjalanan panjang masih berkutat di kota ini, eh desa apa kota ya? Kayaknya kota si, soalnya 4G udah ada, beda kalo di rumah sendiri, boro-boro 4G, H+ aja kadang muncul kandang enggak dan lebih seringnya EDGE. Menurut saya, wilayah Jawa ini  jaringan 4G belum tersebar menyeluruh. WOI!! perusahaan pengemban 4G, please ratakan semua wilayah dong biar gampang akses internetnya. Tak tagih janjimu! katanya optimai jaringan mampu menembus pelosok-pelosok desa. Buktinya mana???

Waduh.. malah bahas 4G ya. Maaf lagi khilaf. 🙂 Lanjut lagi bahwa sampai sekarang saya sudah menikmati tahun demi tahun untuk menerapkan apa yang saya pelajari di perkuliahan Keperawatan. Ternyata, tak semudah mengaplikasikan semua teori bahkan dalam pekerjaan sehari-hari ada beberapa hal yang bertolak belakang. Sungguh ironis kau ilmu pengetahuan! Eh, kok malah nyalahin ilmu?

Si ILMU: “Beraninya gue disalahin!,”
Saya: “Iya lah, loe kan gak pernah bilang kalo ada teori tak sesuai kenyataan,”
Si ILMU: “Please deh, kamu itu yang kurang up to date, makanya jangan sok keminter karena ilmuku selalu berkembang,”
Saya: ” Oohh,, berarti saya salah ya, maafkan daku wahai ilmu pengetahuan”

Parah! selama ini pengetahuan saya terhadap dunia lain sangat-sangat kurang. Dunia yang penuh gejolak jiwa belum pernah sedikitpun tersentuh oleh pikiran terdalamku. Kini, saya sadar betapa besar karunia ilmu di semua sisi, jadi tak ada kata lelah untuk mencarinya kapan dan dimana saja. Kalo setuju, angkat tangan dong, biar saya ada temenya, he..

Dengan berbagai cangkupan ilmu itulah, saya akhirnya mengikuti keinginan hati untuk belajar banyak hal baik di dunia nyata maupun dunia maya. Dan dunia maya yang seakan-akan menarikku agar menggeluti apa saja isi di dalamnya hingga keputusan “Nyambiku” adalah berusaha menyajikan apapun melalui website bertajuk Sebait Tulisan Anak Perantauan 

Woooww, ceritanya panjang banget! Bisa-bisanya nulis sepanjang ini padahal cuma pengen ngasih tahu aja kalo website denyirwanto.com saya persembahkan bagi kalian semua sebagai perantara karya kecil dari anak perantauan yang meliputi topik pembahasan baik personal maupun bersifat umum. Cie…cie, udah selesai bacanya ya.

Makasih banget lho, udah baca sampai akhir. Gimana udah mengena dan membuat hatimu tersentuh belum? Kalo udah kesentuh, coba tulis komentar kalian baik kritik saran atau testimoni setelah memaksakan diri untuk membaca tulisanku sampai selesai.

Share : FacebookTwitterGooglePinterest

Related Post

  • Kenapa saya tidak merokok lagi?

    Kenapa Saya Tidak Merokok Lagi?

    Sebenarnya, pembahasan ini diikutkan dalam perlombaan si Juki. Meski tidak menang, saya tetap merasa lebih lega dapat mencurahkan uneg-uneg yang agak mengganjal. Bukan bermaksud menimbulkan
  • Sosok Bu Bidan itu

    Perpisahan Singkat, Sosok Bu Bidan Dibawah Gelapnya Langit Bumi

    Grabag - Sore itu hujan lebat turun membasahi bumi, memang sejak siang langit mendung tebal, dan aku baru saja selesai memandikan putri cantikku yg berusia 16 bulan. Suamiku masih di masjid,
  • Suasana Ketika Saya Menonton Langsung di Gor Jatidiri, Semarang

    Menapaki Gelora Stadion Jatidiri Untuk Pertama Kalinya

    Cukup lama berada di kota Semarang, membuatku penasaran dengan berbagai hal yang salah satunya adalah fanatisme para warga setempat dengan klub kesayangan mereka, PSIS Semarang. Entah karena alasan
  • Selesaikan Bagianmu, Sisanya Tuhan Akan Mengurusnya

    Selesaikan Bagianmu, Sisanya Tuhan Akan Mengurusnya

    Pasti kalian tahu kan, gimana sulitnya mencari kerja. Padahal banyak sekali perusahaan yang membuka lowongan pekerjaan namun usai mengirim lamaran, panggilan tes maupun wawancara tak kunjung datang.
  • Kenali Aku Dari Nyatanya Bukan Katanya

    Kenali Aku Dari Nyatanya Bukan Katanya

    Yakin masih percaya dengan apa kata orang? Kalo menurut saya kata “katanya” itu sulit untuk dipertanggungjawabkan. Apalagi jika kalian ditanya, dapat berita itu darimana terus jawabnya simpel

Post a Comment

Your email is never published nor shared. Required fields are marked *
You may use these HTML tags and attributes: <a href="" title=""> <abbr title=""> <acronym title=""> <b> <blockquote cite=""> <cite> <code> <del datetime=""> <em> <i> <q cite=""> <s> <strike> <strong>

  • Random Post